Rabu, 08 Januari 2025

Instalasi Windows 10 di Virtual Box

INSTALASI WINDOWS 10

Apa itu windows 10?

Windows 10 adalah sistem operasi komputer yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari keluarga sistem operasi Windows NT. Windows 10 diperkenalkan pada tanggal 30 September 2014, dirilis pada 29 2015 dan pada November 2015, Threshold 2 dari Windows 10 (v10.0.10586) dirilis kepada publik.

Pertama diperkenalkan pada bulan April 2014 pada Konferensi Build, Windows 10 bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam antarmuka pengguna pertama kali diperkenalkan oleh Windows 8 dengan menambahkan mekanik tambahan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna untuk perangkat yang tidak ada layar sentuh (seperti komputer meja dan laptop), termasuk kebangkitan menu Mulai yang terlihat di Windows 7, sistem desktop maya, dan kemampuan untuk menjalankan aplikasi Bursa windows dalam jendela pada desktop daripada modus layar penuh.

Penginstalan Windows 10

Pastikan komputer atau laptop sudah memenuhi syarat hardware yang diperlukan. Agar performanya tidak mengecewakan. Jika hardware sudah sesuai, pastikan juga beberapa persiapan yang mesti di lakukan seperti yang di bawah ini:
Backup data-data penting yang ada


Alat & bahan 
  • Apabila yang akan di install windows adalah laptop, siapkan charger untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Pastikan hardware yang digunakan dalam keadaan baik.
  • Mempersiapkan Installer Windows 10 (baik berupa DVD ataupun Flashdisk).

Langkah Pengerjaan

  • Pertama masukan media installer windows 10 yang digunakan (flashdisk atau DVD).
  • Setelah itu nyalakan komputer, lalu masuk dulu ke BIOS untuk mengatur First Booting di Virtual Box.

Tahap 1 : (Virtual Box)

1. Download Virtual Box dahulu, lalu buka hingga menampilkan layar seperti ini ;


2. Setelah ada tampilan layar seperti itu, selanjutnya klik New pada layar.


3. Setelah di klik, masukkan nama. saya (windows 10 ) dan langsung klik finish


4. Setelah meng-klik finish, masuk pada bagian setting lalu klik storage hingga menampilkan layar seperti yang ada di bawah ini.



5. Selanjutnya, klik empty untuk menambahkan data.



6. Selanjutnya yang harus dilakukan adalah klik file berupa bulatan warna biru (seperti dvd), dan klik Choose a disk.. seperti yang ada dilayar untuk melanjutkan. lalu isi dengan data yg sudah ada, saya menggunakan flashdisk. Setelah mengisi data, langsung saja klik ok pada layar yang tertera.




7. Setelah diisi, akan ada nama file yang sebelumnya telah diisi. Lalu klik ok


8. Setelah meng-klik ok tampilan layar akan seperti semula seperti yang terlihat pada dibawah ini.



9. Lalu tahap terakhir di Virtual Box adalah, saya hanya perlu meng-klik start pada layar. Setelah itu tunggu beberapa moment untuk melanjutkan pada tahap instalasi.



Tahap 2 : (Instalasi Windows)

1. Tampilan Awal Install Windows 10



2. Selanjutnya, Pilih Language to install, Time and currency format, dan Keyboard or input method. Jika sudah klik next.




3. Lalu klik Install now


4. Setelah meng-install akan muncul Setup is starting, tunggu saja sampai proses berlanjut



5. Selanjutnya masukan serial number yang  dimiliki. Jika tidak mempunyainya, klik skip saja



6. Kemudian beri centang pada opsi I accept the license terms. Lalu klik Next




7. Pada bagian ini terdapat dua pilihan, yaitu upgrade dan custom. Karena akan menginstall ulang komputer/laptop, maka saya pilih custom



8. Lalu akan berlanjut pada bagian pembagian partisi. Penting! Disini saya harap berhati-hati betul, khususnya untuk yang masih pertama kali. Karena jika salah, bisa-bisa data akan bakalan hilang.
Jika sudah  diatur partisinya, pilih partisi yang akan  dijadikan lokasi untuk sistem windows nya. Kemudian klik Next.



9. Jika pada komputer sebelumnya sudah ada sistem operasi, hanya perlu mem-format partisi tempat dimana sistem diinstall sebelumnya. Selanjutnya adalah serangkaian proses pengalokasian file-file windows dari media installer ke hardisk. Tunggu sampai prosesnya selesai.






10. Setelah prosesnya selesai, selanjutnya akan ada proses booting untuk mengumpulkan data yang terkumpul. Tunggu proses nya selesai.



11. Setelah itu akan muncul layar untuk memulai, pilih dan klik indonesia dan klik yes.



12. Selanjutnya pemilihan keyboard layout, pilih dan klik US dan yes.



13. Dan anda akan ditanyakan untuk menambahkan keyboard kedua. Jika ingin ditambahkan cukup klik add layout. Jika tidak klik Skip.



14. Setelah itu, akan muncul layar untuk connect pada network (jaringan). Jika tidak memiliki/tersambung pada internet klik I don't have internet. 



15. Lalu baca semua yang ada pada layar dan klik Connect now.



16. Selanjutnya, akan diminta untuk set up. Jika untuk sendiri maka klik Set up personal use. Jika untuk organisasi/perusahaan maka klik Set up for an organization.



17. Lalu, tambahkan akun. Setelah sudah menambakan  akun, klik Next untuk melanjutkan.



18. Klik Next untuk melanjutkan.



19. Jika sudah megisi username pada pc, selanjutnya akan diminta membuat password untuk keamanan pc anda. Jika sudah, klik Next.



20. Selanjutnya, akan ada tampilan untuk akses browsing data seperti yang dibawah ini. Jika ingin mengakses klik accept. Jika tidak klik Not now.


21. Lalu, akan diminta untuk menyetujui settings device. klik Accept.



22. Akan diminta untuk customize experience. klik Skip jika ingin nanti.



23. Setelah sudah, tampilan layar akan seperti yang ada dibawah ini, jangan meng-klik apapun dan jangan mematikan pc (Don't turn off your PC).



24. Tunggu sampai layar berubah seperti yang ada dibawah ini. Jika sudah seperti ini, itu tandanya berhasil instalasi windows 10.



Pembagian Partisi

Apa itu partisi?

artisi adalah bagian virtual dari hard disk drive (HDD) atau solid-state drive (SSD). Sistem operasi komputer memperlakukan setiap partisi sebagai area penyimpanan yang independen dan biasanya memberikan huruf drive untuknya. Dari perspektif pengguna, setiap partisi terlihat seperti drive terpisah. Mungkin ingin membuat satu atau lebih partisi untuk tujuan seperti:

  • Memisahkan data pribadi dari tempat sistem operasi disimpan untuk keamanan data
  • Menginstal beberapa sistem operasi di komputer
  • Membuat area penyimpanan untuk mencadangkan sistem operasi, data program, atau data pribadi

Catatan: Mencadangkan ke partisi di drive fisik yang sama membuat rentan terhadap kehilangan data jika terjadi kegagalan drive yang parah. Merupakan solusi yang lebih aman, lebih terjamin, dan lebih efektif untuk mencadangkan ke drive fisik yang berbeda atau drive jaringan.


Sistem Operasi

Windows 10

Solusi

Prosedur berikut memberikan instruksi tentang cara membuat, memformat, dan memberi nama partisi data baru menggunakan pilihan yang paling umum.

Catatan: Buat cadangan ke hard drive eksternal sebelum melakukan proses ini.

1. Buka konsol Manajemen Disk dengan melakukan hal berikut:

  • Windows 10: Klik kanan tombol Start dan pilih Disk Management.

2. Di konsol Manajemen Disk, klik kanan drive dari mana akan memisahkan ruang penyimpanan untuk partisi baru, lalu pilih Shrink Volume.

Sebuah jendela terbuka untuk memberi tahu bahwa alat sedang menanyakan ruang penyusutan yang tersedia. Tergantung pada ukuran drive, mungkin memerlukan beberapa detik atau menit untuk menyelesaikan kueri.



3. Sebuah jendela baru terbuka. Temukan kolom yang bertuliskan Masukkan jumlah ruang untuk disusutkan dalam MB.

a. Ketik jumlah ruang yang ingin dialokasikan untuk partisi baru.

Catatan: Pastikan Anda mengetik nilai dalam MB, bukan GB. Misalnya, jika Anda memerlukan 100 GB, ketik “102400” (1 GB = 1024 MB).

b. Klik Shrink.


4. Di konsol Manajemen Disk, temukan area yang tidak teralokasi yang baru saja dipisahkan. Klik kanan area yang tidak teralokasi dan pilih New Simple Volume.



5. Wizard New Simple Volume terbuka. Klik Next.



6. Temukan kolom yang bertuliskan Ukuran volume sederhana dalam MB.

a. Verifikasi bahwa nilai default adalah jumlah ruang yang ingin dialokasikan untuk partisi baru. Ubah nilai jika diperlukan.
b. Klik Next.



7. Temukan kolom yang bertuliskan Tetapkan huruf drive berikut.

a. Pilih huruf drive untuk partisi baru dari menu drop-down.
b. Klik Next.



8. Temukan kolom yang bernama Label volume.

a. Ubah nilai default “New Volume” menjadi nama yang lebih deskriptif seperti “Data Saya.”
b. Klik Next.



9. Klik Finish untuk menyelesaikan proses partisi.


Partisi baru sekarang ditampilkan di konsol Manajemen Disk sebagai partisi primer yang sehat dengan nama dan huruf drive yang  ditentukan.

Partisi baru siap digunakan.



Device Manager


Apa itu Device Manager?

Di Windows 10, Device Manager merupakan utilitas penting yang membantu untuk mengonfigurasi atau memecahkan masalah perangkat keras di PC Device Manager adalah tool penting bawaan Microsoft Windows untuk mengelola berbagai perangkat (device) yang telah terinstal di komputer. Device Manager memberi tinjauan secara memusat dan terorganisasi untuk banyak perangkat seperti kartu grafis (graphics card), kartu suara (sound card), bluetooth, mouse, keyboard, USB device, monitor, hard drive, kartu jaringan (network adapter), kamera, baterai (batteries) dan lain sebagainya.
Tool Device Manager digunakan untuk melakukan kontrol ke semua perangkat tersebut. Kontrol yang dimaksud di sini adalah untuk melihat atau mengetahui status perangkat, memperbaharui, memasang atau mencopot driver, menghapus perangkat lama atau yang sudah tidak digunakan lagi dan lain sebagainya.

Cara Membuka Device Manager

1. Cari Device Manager di Menu Start
Buka Start Menu dan ketik "device manager," lalu klik ikon "Device Manager" yang muncul di hasil pencarian. Device Manager akan langsung terbuka.


2. 
Mengakses Device Manager Menggunakan Menu "Power User"
Windows 10 menyertakan menu "Power User" tersembunyi yang hanya diketahui sedikit orang, yang berisi pintasan ke berbagai utilitas penting untuk mengelola komputer. Jika menekan Windows+X pada keyboard atau mengklik kanan tombol "Start", menu akan muncul. Pilih "Device Manager" dari daftar.



3. Buka Pengelola Perangkat Menggunakan Panel Kontrol

Device Manager juga dapat diakses di Control Panel. Pertama, buka Control Panel dengan mengklik Start Menu, ketik "control panel," dan klik ikon "Control Panel".Di Panel Kontrol, klik kategori "Perangkat Keras dan Suara", lalu pilih "Pengelola Perangkat".



4. Buka Pengelola Perangkat dengan Perintah Jalankan

 Juga dapat membuka Device Manager melalui Command Prompt atau jendela "Run". Pertama, tekan Windows+R untuk membuka jendela "Run". Di kotak teks "Open:", ketik devmgmt.msc lalu klik "OK." Device Manager akan muncul.



5. Buka Pengelola Perangkat di Pengaturan Windows

Jika ingin membuka Device Manager menggunakan Windows Settings. Pertama, buka "Settings" dengan mengeklik ikon roda gigi di menu Start atau dengan menekan Windows+I. Di Setelan, navigasikan ke Sistem > Tentang, lalu gulir ke bawah dan klik "Pengelola Perangkat." Dan juga dapat mencari "Pengelola Perangkat" di dalam "Setelan," lalu klik tautan yang muncul.


Device Manager dapat digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan perangkat keras atau mengambil pembaruan driver . Namun, ini tidak ideal jika ingin mendapatkan informasi tentang perangkat keras PC — untuk itu, memerlukan utilitas Informasi Sistem.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Install SSH Server/Aktifasi Server Redhat 9.4 & Akses di PuTTY

Mengaktifkan SSH untuk Akses PuTTY - ketikkan: nano /etc/ssh/sshd_config (akan muncul tampilan seperti dibawah ini) cari: PermitRootLogin  n...