Tugas IP Address IPv4
Subnet mask adalah sebuah metode yang digunakan untuk menambah jaringan. Metode penambahan jaringan ini dilakukan dengan cara memecah jaringan komputer menjadi ukuran yang lebih kecil (subnetwork). Pemecahan atau pembagian jaringan hanya dapat diterapkan pada IP address kelas A, B, dan C. Praktik pemecahan ini juga dikenal dengan istilah ‘subnetting’. Dengan kata lain, fungsi subnet mask adalah untuk memunculkan beberapa tambahan jaringan dengan cara memecahnya. Perlu diingat bahwa teknik ini memerlukan kalkulasi yang cermat karena berdampak pada pengurangan jumlah maksimum host network. Kemudian, apakah perbedaan IP address dan subnet mask? IP address menunjukkan alamat suatu perangkat sedangkan subnet mask menunjukkan IP address tersebut berada di jaringan (subnet) yang mana. Pada dasarnya, kedua istilah tersebut berperan untuk mengonversi semua nilai bit. Mulai dari bit yang di-set sebagai Network dan Host ID, hingga hasil nilai bit-nya diubah menjadi dotted decimal notation.
b. menghitung prefix (/24) dan Subnet Mask ;
1. Tentukan Kelas dari Alamat IP
Untuk menentukan kelas dari alamat IP, ketahui klasifikasi alamat IP di bawah terlebih dahulu:
• Alamat IP yang diawali angka 1 hingga 126, masuk ke kelas A.
• Alamat IP yang diawali angka 128 hingga 191, masuk ke kelas B.
• Alamat IP yang diawali angka 192 hingga 223, masuk ke kelas C.
2. Hitung Jumlah Bit untuk Menentukan Subnet
Rumus yang dipakai untuk menghitung jumlah bit adalah Log2 (jumlah subnet + 2).
3. Susun Subnet Mask dalam Biner
Gunakan hasil perhitungan jumlah bit di atas untuk menyusun subnet mask dalam bentuk biner dengan klasifikasi biner default. Di mana klasifikasi tersebut adalah:
• Kelas A: 11111111.00000000.00000000.00000000 (8 bit)
• Kelas B: 11111111.11111111.00000000.00000000 (16 bit)
• Kelas C: 11111111.11111111.11111111.00000000 (24 bit).
4. Ganti Bit Subnet dalam Klasifikasi Biner
Langkah selanjutnya adalah mengganti bit subnet dalam klasifikasi biner.
5. Konversi Nilai Biner ke Desimal
Lalu, konversikan nilai iner di atas dengan desimal. Untuk oktet 1111111 ditulis 255 dan oktet 00000000 ditulis 0.
6. IP Subnet Mask Diketahui
Dari perhitungan di atas, dapat diketahui IP subnet mask adalah 255.255.255.0.
c. menghitung jumlah/total IP. Hasil total IP adalah hasil dari 2^8 (0 nya ada 8) diatas. 2^8 = 256
d. menghitung jumlah host. Hasil jumlah Host adalah hasil perhitungan dari Total IP dikurang Network Address dan Broadcast Address.
e. menghitung Network Address dengan menggunakan gerbang logika AND. Gerbang logika AND dapat menerima dua atau lebih input dan menghasilkan sebuah output. Gerbang logika ini akan menghasilkan nilai true (1) hanya jika semua input-nya bernilai true (1).
f. menghitung Broadcast Address dengan menggunakan gerbang logika X-NOR. Gerbang X-NOR dapat menerima dua atau lebih input dan menghasilkan sebuah output. Gerbang logika ini akan menghasilkan nilai true (1) apabila input yg dimasukkan memiliki nilai yg sama.
g. menghitung Range IP Host. Network Address ujungnya ditambah 1. Dan Broadcast Address ujungnya dikurang 1.
Itulah, Jawaban dan Penjelasan soal IP Address nomor 1. Jadi, didapat ;
a. Subnet Mask ; 255.255.255.0
b. Jumlah/total IP ; 256
c. Jumlah Host ; 256 - 2 = 254
d. Network Address ; 192.168.23.0
e. Broadcast Address ; 192.168.23.255
f. Range IP Host ; 192.168.23.1 - 192.168.23.254
c. menghitung Jumlah/total IP. Hasil total IP adalah hasil dari 2^15 (0 nya ada 15) diatas. 2^15 = 32.768
d. menghitung Jumlah Host. Hasil jumlah Host adalah hasil perhitungan dari Total IP dikurang Network Address dan Broadcast Address.
e. menghitung Network Address dengan menggunakan gerbang logika AND. Gerbang logika AND dapat menerima dua atau lebih input dan menghasilkan sebuah output. Gerbang logika ini akan menghasilkan nilai true (1) hanya jika semua input-nya bernilai true (1).
g. menghitung Range IP Host. Network Address ujungnya ditambah 1. Dan Broadcast Address ujungnya dikurang 1.
1. Tentukan Kelas dari Alamat IP
Untuk menentukan kelas dari alamat IP, ketahui klasifikasi alamat IP di bawah terlebih dahulu:
• Alamat IP yang diawali angka 1 hingga 126, masuk ke kelas A.
• Alamat IP yang diawali angka 128 hingga 191, masuk ke kelas B.
• Alamat IP yang diawali angka 192 hingga 223, masuk ke kelas C.
2. Hitung Jumlah Bit untuk Menentukan Subnet
Rumus yang dipakai untuk menghitung jumlah bit adalah Log2 (jumlah subnet + 2).
3. Susun Subnet Mask dalam Biner
Gunakan hasil perhitungan jumlah bit di atas untuk menyusun subnet mask dalam bentuk biner dengan klasifikasi biner default. Di mana klasifikasi tersebut adalah:
• Kelas A: 11111111.00000000.00000000.00000000 (8 bit)
• Kelas B: 11111111.11111111.00000000.00000000 (16 bit)
• Kelas C: 11111111.11111111.11111111.00000000 (24 bit).
4. Ganti Bit Subnet dalam Klasifikasi Biner
Langkah selanjutnya adalah mengganti bit subnet dalam klasifikasi biner.
5. Konversi Nilai Biner ke Desimal
Lalu, konversikan nilai iner di atas dengan desimal. Untuk oktet 1111111 ditulis 255 dan oktet 00000000 ditulis 0.
6. IP Subnet Mask Diketahui
Dari perhitungan di atas, dapat diketahui IP subnet mask adalah 254.0.0.0
f. menghitung Broadcast Address dengan menggunakan gerbang logika X-NOR. Gerbang X-NOR dapat menerima dua atau lebih input dan menghasilkan sebuah output. Gerbang logika ini akan menghasilkan nilai true (1) apabila input yg dimasukkan memiliki nilai yg sama.

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar