Senin, 27 Oktober 2025

Mengkoneksikan Wireless Client Mikrotik (WLAN1) frekuensi 2,4GHz ke Access Point

 1.Buka Winbox dan Login ke Mikrotik

- Jalankan Winbox di PC/laptop.

- Pilih router Mikrotik yang ingin dikonfigurasi (melalui MAC address atau IP).

- Masukkan username dan password (jika tidak ada masuk sebagai admin dan password dikosongkan, lalu klik Connect.

- Buat User dan Password di "New Terminal" seperti yang ada dibawah ini.


- Klik exit untuk login kembali menggunakan user yang sudah dibuat tadi.

- Login kembali dengan user dan password yang sudah dibuat tadi, seperti dibawah ini.


2. Masuk ke Menu Wireless

  • Klik Wireless → tab Interfaces.

3. Ubah Mode WLAN1 menjadi Client
- Klik dua kali pada wlan1.
- Di tab Wireless, atur:
  • Mode → station
  • Band → 2GHz-B/G/N (sesuaikan dengan Access Point) 
  • Frequency → biarkan auto (akan mengikuti AP) atau sesuaikan manual (2437).
  • SSID → isi dengan nama SSID dari Access Point yang ingin dikoneksikan (TJKT).
Seperti dibawah ini:


- Klik Apply dan OK.

4. Scan Access Point (opsional)
- Pada tab Wireless → pilih wlan1 → klik Scan.
- klik Start.
- Setelah daftar AP muncul, pilih SSID yang ingin dihubungkan → klik Connect.


- Sampai ada bacaan "running".


5. Atur Security Profile
- Masih di menu Wireless, buka tab Security Profiles.


- Klik Add (+) untuk membuat profil baru.

- Isikan:
  • Name → contoh: keyza
  • Authentication Types → centang WPA PSK & WPA2 PSK
  • Unicast Ciphers → aes ccm
  • Group Ciphers → aes ccm
  • WPA2 Pre-Shared Key → isi password Wi-Fi AP (pancawaluya).

Klik Apply dan OK.
- Kembali ke interface wlan1, set Security Profile ke keyza.
- Ubah Radio Name.



6. Cek Koneksi di "New Terminal"
- Masukkan IP address : (10.144.144.23(absen)/26 interface=wlan1
- Masukkan IP DNS : (8.8.8.8)
- Masukkan IP Route : (10.144.144.62)
- Ping 8.8.8.8
- Seperti dibawah ini :


- Pengujian : ping instagram.com


============

7. 
- Masukkan IP address : 10.10(bulan).23(absen).6/28 interface=ether3
- Ketik ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=wlan1 action=masquerade
- Ketik ip dhcp-server setup, seperti dibawah ini:


- Lalu jika sudah muncul, ketik "ether3". 
Jika sudah seperti diatas, klik Enter terus sampai muncul tampilan dibawah ini:


==============================================================================================

Mengkoneksikan internet di ether3 Mikrotik dengan ketentuan:

- Masukkan IP address : 10.10(bulan).23(absen).6/28 interface=ether2
- Ketik ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=wlan2 action=masquerade
- Ketik ip dhcp-server setup, seperti dibawah ini:
- Lalu jika sudah muncul, ketik "ether3".


- Lalu jika sudah muncul, ketik "ether3".






Mengkoneksikan Wireless Client Mikrotik (WLAN2) frekuensi 5GHz ke Access Point

1.Buka Winbox dan Login ke Mikrotik

- Jalankan Winbox di PC/laptop.

- Pilih router Mikrotik yang ingin dikonfigurasi (melalui MAC address atau IP).

- Masukkan username dan password (jika tidak ada masuk sebagai admin dan password dikosongkan, lalu klik Connect.

- Buat User dan Password di "New Terminal" seperti yang ada dibawah ini.


- Klik exit untuk login kembali menggunakan user yang sudah dibuat tadi.
- Login kembali dengan user dan password yang sudah dibuat tadi, seperti dibawah ini.


2. Cek Interface Wireless

- Buka menu Wireless → tab Interfaces.

  • Pastikan ada interface wlan2 (biasanya untuk 5 GHz).
  • Jika belum aktif, klik Enable (ikon centang biru).


3. Ubah Mode WLAN2 menjadi Client
- Klik dua kali pada wlan2.
- Di tab Wireless, atur:
  • Modestation
  • Band5GHz-A/N/AC (sesuaikan dengan kemampuan AP).
  • Frequency → biarkan auto (akan mengikuti AP) atau sesuaikan manual.
  • SSID → isi dengan nama SSID dari Access Point yang ingin dikoneksikan.
Seperti dibawah ini:


- Klik Apply dan OK.

4. Scan Access Point (opsional)
- Pada tab Wireless → pilih wlan2 → klik Scan.
- klik Start.
- Setelah daftar AP muncul, pilih SSID yang ingin dihubungkan → klik Connect.


- Sampai ada bacaan "running".




5. Atur Security Profile
- Masih di menu Wireless, buka tab Security Profiles.


- Klik Add (+) untuk membuat profil baru.


- Isikan:
  • Name → contoh: keyza
  • Authentication Types → centang WPA PSK & WPA2 PSK
  • Unicast Ciphersaes ccm
  • Group Ciphersaes ccm
  • WPA2 Pre-Shared Key → isi password Wi-Fi AP (indonesiamerdeka).


Klik Apply dan OK.
- Kembali ke interface wlan2, set Security Profile ke keyza.
- Ubah Radio Name.


6. Cek Koneksi di "New Terminal"
- Masukkan IP address : (10.155.155.23(absen)/26 interface=wlan2
- Masukkan IP DNS : (8.8.8.8)
- Masukkan IP Route : (10.155.155.62)
- Ping 8.8.8.8
- Seperti dibawah ini :


- Pengujian : ping instagram.com



==============================================================================================

Mengkoneksikan internet di ether2 Mikrotik dengan ketentuan:

- Masukkan IP address : 10.27(tanggal).23(absen).6/28 interface=ether2
- Ketik ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=wlan2 action=masquerade
- Ketik ip dhcp-server setup, seperti dibawah ini:
- Lalu jika sudah muncul, ketik "ether2".


- Jika sudah seperti diatas, klik Enter terus sampai muncul:



7. Cek Network
- Masuk ke Control Panel


- Klik tanda di bawah ini :


- Klik tanda di bawah ini :


- Klik tanda di bawah ini :


- Maka akan muncul tampilan Ethernet.

8. Cek di Command Prompt.
- Pengujian : ping youtube.com seperti dibawah ini:


- Pengujian : ping instagram.com



Jumat, 24 Oktober 2025

Instalasi Redhat 9.4 di Virtual Box

Persiapan Awal

Sebelum instalasi, pastikan:

  • Sudah menginstal Oracle VM VirtualBox di laptop/PC.
  • Memiliki file ISO Red Hat Enterprise Linux (RHEL) (misalnya: rhel-9.4-x86_64-dvd).
  • Memiliki ruang kosong minimal 30 GB dan RAM minimal 2 GB.

Langkah-Langkah Instalasi Red Hat di VirtualBox:

1. Buka VirtualBox dan Buat Mesin Virtual Baru

- Jalankan Oracle VM VirtualBox.

- Klik tombol “New”.

- Isi data berikut:

  • Name: RedHat
  • Machine Folder: (pilih lokasi penyimpanan)
  • Type: Linux
  • Version: Red Hat (64-bit)

- Klik Finish.

2. Tentukan Jumlah RAM
Atur Memory Size minimal 2048 MB (2 GB) atau lebih.

3. Masukkan File ISO Red Hat
- Pilih mesin virtual yang baru dibuat → Klik Settings.
- Masuk ke tab Storage
- Di bagian Controller: IDE, klik ikon CD → Choose a disk file.... (Ikuti tanda dibawah ini)


- Pilih Empty dan klik "Choose a Disk File" seperti dibawah ini.


- Pilih file ISO RHEL yang sudah diunduh → OpenOK.


4. Mulai Instalasi
- Klik Start untuk menyalakan mesin virtual.
- Saat muncul menu boot, pilih Install Red Hat Enterprise Linux.



- Setelah itu akan muncul tampilan:
(tunggu sampai 100%)


- Setelah 100%, akan muncul tampilan seperti:



5. Pengaturan Instalasi
Setelah masuk ke tampilan installer:

- Bahasa: Pilih English (United States) atau Bahasa IndonesiaContinue.


  • Setelah itu akan muncul tampilan:


- Installation Destination:


  • Pilih disk virtual yang dibuat tadi → Done.

- Software Selection:
  • Pilih Server agar tidak terlalu berat, dan friendly untuk manage server.

Time & Date: Sesuaikan zona waktu (misalnya Asia/Jakarta).


- Buat User dan Password:



- Setelah semua konfigurasi benar → klik Begin Installation (Mulai Instalasi).


- Tunggu proses instalasi hingga selesai.


6. Selesai Instalasi
Setelah selesai, klik Reboot System.





Install SSH Server/Aktifasi Server Redhat 9.4 & Akses di PuTTY

Mengaktifkan SSH untuk Akses PuTTY - ketikkan: nano /etc/ssh/sshd_config (akan muncul tampilan seperti dibawah ini) cari: PermitRootLogin  n...